Cara Menghitung Dividen

Cara Menghitung Dividen

Apa itu Dividen ?

Dividen adalah bagian dari laba usaha perusahaan yang dibagikan kepada investor atau pemegang saham setelah mendapatkan persetujuan dari Rapat Umum Pemgang Saham (RUPS). Laba yang diperoleh akan di alokasikan sebagian untuk ditahan sebagian untuk dibagikan yang disebut dividen.

Dividen yang diberikan perusahaan dapat berupa dividen Cash yaitu dividen berbentuk uang yang akan ditransfer ke Rekening Dana Investor atau Dividen saham yakni dividen yang pembayarannya berupa saham, sehingga saham yang dimiliki investor bertambah.

Cara Menghitung Dividen

Perlu diketahui pemerintah memberlakukan pajak dividen sebesar 10%, dengan begitu setiap dividen yang akan diterima harus dipotong pajak terlebih dahulu.

Misalnya, Investor A memiliki saham Bank BRI sebesar 300 Lot atau 30.000 lembar, dan Bank BRI akan memberikan dividen tunai sebesar Rp600/lembar, maka Investor A akan menerima dividen sebesar

Dividen sebelum pajak: 30.000 lembar x 600 lembar = Rp18.000.000

Dividen Setelah Pajak: Rp18.000.000 – (18.000.000 x 10%)  = Rp16.200.000

Investor A akan mendapatkan Dividen Tunai setelah dipotong pajak sebesar Rp16.200.000

Rasio Dividen Pay Out Ratio (DPR)

Dividen Pay Out Ratio adalah rasio yang menunjukkan besaran dividen yang dibayarkan suatu perusahaan terhadap total laba perusahaan.

DPR = Dividen : Laba bersih

Misal sebuah perusahaan memiliki laba Rp1 milliar dan akan membagikan dividen sebesar Rp500 juta maka DPR nya adalah 50%, laba yang tidak dibagikan ke investor akan dimasukkan kedalam Kas perusahaan yang berguna untuk Ekspansi atau pengembangan perusahan. Perusahaan yang masih dalam tahap tumbuh atau Growth Company biasanya memiliki angka DPR yang rendah.

Perusahaan yang sudah mature atau besar biasanya memiliki DPR 100% artinya perusahaan membagikan seluruh laba perusahaanya kepada pemegang saham contohnya pada perusahaan yang sudah mature. Umumnya perusahaan yang memiliki DPR 100% adalah perusahaan yang memiliki Kas yang besar, sehingga tidak memerlukan laba ditahan.

Dividen Yield

Dividen Yield adalah tingkat keuntungan atau return yang diberikan perusahaan kepada pemegang sahamnya dalam pembagian dividen.

Dividen yield = dividen per saham / harga saham

Misalka Bank BRI membagikan dividen per saham sebesar Rp600/lembar, sedangkan investor memiliki saham Bank BRI di harga Rp4.500/lembar maka, Dividen yield nya adalah

Dividen Yield : Rp600 : Rp4.500 = 13,3%

Jadi investor mendapatkan Return sebesar 13,3% dari dividen saham Bank BRI

Dampak Pembagian Dividen terhadap harga saham di Bursa

Mendekati tanggal Cum date dividen, Harga saham perusahaan cenderung meningkat karena banyaknya investor yang mengincar saham tersebut untuk mendapatkan dividen. Namun setelah tanggal Cum date, biasanya keesokan hari harga saham dibuka turun atau bahkan dibuka Gap Down karena banyaknya investor yang menjual saham tersebut setelah tercatat sebagai daftar penerima dividen (Dividen Trap).

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya!

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar