Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020

Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2020 akan tumbuh tipis yakni di kisaran 5,1% sampai 5,5%. Proyeksi pertumbuhan ini naik dari perkiraan pertumbuhan ekonomi tahun 2019.

Pendorong utama laju pertumbuhan ekonomi nasional masih akan diprediksi oleh sektor konsumsi rumah tangga. Namun terdapat hal yang harus diperhatikan yaitu perang dagang antara dua ekonomi besar dunia yakni Amerika Serikat (AS) versus China yang diperkirakan bakal berlangsung panjang. Dampaknya diterangkan bakal menggerus ekspor negara-negara emerging market, termasuk di antaranya Indonesia.

Anton H. Gunawan ~ Chief Economist PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk

Perekonomian nasional saat ini masih sangat didominasi oleh konsumsi masyarakat, dengan ini bank sentral terus berupaya mengeluarkan berbagai kebijakan yang dapat mendorong transaksi. namun BI juga meyakini selain mendorong laju konsumsi masyarakat, peningkatan investasi juga diperlukan. Untuk  presentase penyumbang ekonomi untuk sektor konsumsi masyarakat sebesar 55%, investasi 30% dan government spending 9%.

Di sektor keuangan contohnya terjadi ketidakpastian global, dimana yield dari AS mencapai level terendah yaitu 1,5% ditambah kemelut perang dagang, perang currency membuat para investor saat ini lari ke aset yang low risk dan safe heaven seperti emas yang membuat harga emas mengalami kenaikan yang signifikan pada bulan - bulan ini.

BI juga memproyeksi nilai tukar rupiah tahun 2020 berada di kisaran Rp 13.900 sampai Rp 14.300 per dolar AS, lebih menguat dibandingkan pada posisi terakhir Rp 14.173 dan proyeksi hingga akhir 2019 di kisaran Rp 14.000 sampai Rp 14.400 per dolar AS.

Pada tahun 2020, BI memperkirakan inflasi tetap rendah pada kisaran target 3 persen, +/-1 % sejalan dengan kapasitas produksi domestik dalam memengaruhi permintaan, distribusi barang dan jasa yang semakin baik karena infrastruktur dan konektivitas sehingga dapat turut menurunkan biaya logistik, hingga inflasi.

 

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar