Rata - rata aritmatik

Rata - rata aritmatik

Apa itu Rata - rata aritmatik (aritmatic average)?

Rata - rata aritmatik ukuran rata-rata yang mengambil jumlah sekelompok angka kemudian membagi dengan jumlah angka tersebut atau jumlah sampelnya. Misalnya, ambil 34, 44, 56 dan 78. Jumlahnya 212. Rata-rata aritmatik adalah 212 dibagi 4, atau 53.

Rata – rata disebut juga rerata atau average. Rata – rata dibagi ke dalam beberapa jenis seperti rata-rata aritmatik, geometris dan rata-rata harmonik, yang berperan dan difungsikan dalam beberapa situasi tertentu.

Fungsi rata - rata aritmatik

Rata - rata aritmatik merupakan rata -rata yang paling sering digunakan karena sederhana dan mudah. Fungsinya rata – rata aritmatik adalah sebagai perwakilan nilai dari sebaran nilai yang ada. Misalkan digunakan untuk menghitung rata – rata umur dalam 1 kelas, menghitung rata – rata gender (jenis Kelamin) dalam sebuah perusahaan dll.

Namun, rata-rata aritmatika tidak selalu ideal, terutama ketika satu pencilan dapat mendistorsi rata-rata dalam jumlah besar, sebagai contoh menghitung rata – rata upah masyarakat Indonesia. Menggunakan rata – rata dalam menghitung rata – rata upah dapat memberikan informasi yang tidak tepat. Hal ini disebabkan1 orang dengan upah sangat besar dapat meningkatkan banyak orang dengan rata – rata upah kecil dalam perhitungannya.

Rumus rata - rata aritmatik

Rata – rata = (X1 + X2 + X3 +….+Xn)/n

Dimana,

X = Nilai data

N = Jumlah data

Cara menghitung Rata – rata aritmatik

Misalkan, sebuah data nilai penelitian sebagai berikut 34, 44, 56 dan 78, berapakah rata – rata aritmatiknya?

Rata – rata = (3+44+56+78)/4

Rata – rata = (212)/4

Rata – rata = 53

Perbedaan antara aritmatik dan geometrik

Perbedaan antara aritmatik dan geometrik terletak pada nilai gap atau jarak antar data antara kedua data yang rata – ratakan. Rata – rata aritmatik tidak sensitif terhadap perbedaan atau gap tersebut, sehingga nilainya selalu sama dari awal hingga akhir. Hal tersebut menandakan bahwa jika ada sekumpulan data yang kemudian memiliki data pencilan yang tinggi dibandingkan data – data yang lain, maka data pencilan tersebut akan sangat mempengaruhi rata – rata kelompok sedangkan geometrik lebih peka terhadap nilai gap (jarak data).

Jika terdapat investasi dengan hasil 80% lalu ditahun sebelumnya hanya memiliki hasil 10% maka rata – rata aritmatika mendapatkan nilai 45%, sedangkan rata – rata geometri mendapatkan 28%, Hal ini dapat dijadikan investor untuk mempertimbangkan dan mengukur lebih dalam kinerja secara historis untuk memberikan keputusan yang terbaik.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya!

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar