Scrum

Scrum

Apa aitu Scrum?

Scrum adalah metode yang digunakan untuk pengembangan suatu aktivitas yang mencakup kebutuhan, analisis, desain, pengembangan, dan penyampaian dalam sebuah proyek. Scrum menekankan pada satu set proses sederhana yang berfungsi secara efektif untuk mengerjakan proyek dengan jumlah tim yang limit, jadwal yang ketat, kebutuhan yang berubah-ubah, serta kompleksitas yang tinggi.

Metode ini dilakukan selama kurun waktu tertentu, dilakukan dengan mengerjakan satu modul tertentu lalu dilanjutkan ke modul berikutnya sampai menghasilkan produk yang diinginkan. Pengerjaan modul bisa dilakukan secara berulang bila dianggap perlu dilakukan perubahan atau penambahan.

Metodologi Scrum

Scrum adalah suatu metodologi atau kerangka kerja yang terstruktur untuk mendukung pengembangan produk yang kompleks dan dapat teratur sehingga efektifitas dan efisiensi dapat tercapai. Scrum terdiri dari sebuah tim yang memiliki peran dan tugas masing-masing.

Setiap komponen dalam kerangka melayani tujuan tertentu dan sangat penting untuk kesuksesan penggunaan scrum. Langkah-langkah pengerjaan dengan menggunakan metodologi Scrum adalah sebagai berikut:

1. Product Backlog

Bagian pertama ini adalah kumpulan dari hal-hal yang diperlukan dan yang harus tersedia dalam produk. Product backlog berada dalam tanggung jawab product owner.

2. Sprint Backlog

Perencanaan Sprint dilakukan dalam pertemuan / meeting antara (product owner ) pemilik produk dan tim developer,yang akan berkolaborasi untuk memilih product backlog untuk dimasukkan kedalam proses Sprint. Hasil dari pertemuan tersebut adalah Sprint Backlog.

3. Sprint

Sprint adalah sebuah kerangka waktu yang berdurasi maksimal 1 bulan untuk mengembangkan produk yang berpotensi untuk dirilis. Dalam Sprint terdapat 2 bagian pekerjaan, yaitu:

  1. Pertemuan Harian (Daily Standup Meeting) Merupakan pertemuan dimana setiap 24 jam (1 hari), tim pengembang bertemu untuk membahas proses pengembangan produk.
  2. Refleksi Merupakan pertemuan yang dilakukan setiap bulannya,yang bertujuan untuk membahas hal dari Sprint Backlog yang telah berjalan dan telah berhasil dikerjakan, serta dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas produk pada Sprint yang berikutnya.
  3. Increment

Increment merupakan hasil dari seluruh hal dalam Product Backlog yang telah selesai dikerjakan pada seluruh Sprint. Pada akhir Sprint, Incrementharus sudah benar-benar selesai, yang berarti harus dalam keadaan yang useable.

Tata nilai scrum

Pilar-pilar Scrum adalah Transparansi, Inspeksi dan Adaptasi yang akan menjadi hidup dan membangun rasa percaya dalam team. Anggota Scrum juga harus dapat belajar dan menjiwai tata nilai tersebut bersama dengan penggunaan peran-peran, acara-acara dan artefak-artefak Scrum pada saat mereka bekerja.

Keberhasilan penggunaan Scrum bergantung pada orang-orang yang dapat menjiwai tata nilai tersebut. Orang-orang secara pribadi berkomitmen untuk menggapai tujuan dari Scrum Team. Scrum Team juga diwajibkan memiliki keberanian untuk melakukan hal yang terbaik dan bekerja diatas masalah-masalah yang sulit.

Semua pihak fokus pada pekerjaan di dalam Sprint dan tujuan-tujuan dari Scrum Team yang telah dibagi pada tanggung jawab masing - masing. Scrum Team dan pihak-pihak yang berkepentingan setuju untuk terbuka terhadap semua pekerjaan dan tantangan di dalam melakukan pekerjaan.

Scrum Team

Scrum Team terdiri dari Product Owner, Development Team dan Scrum Master. Scrum Team bersifat swakelola dan lintas-fungsi. Tim yang swakelola memilih cara terbaik dalam mengerjakan pekerjaan mereka, bukan diperintah oleh orang lain di luar tim ini. Tim yang lintas-fungsi memiliki semua keahlian yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan mereka tanpa bergantung pada orang lain di luar tim ini.

Bentuk tim dalam Scrum dirancang untuk mengoptimalkan fleksibilitas, kreativitas dan produktivitas. Bentuk Scrum Team telah terbukti menjadikan tim semakin efektif dalam mengerjakan semua tipe pekerjaan yang telah disebutkan sebelumnya dan untuk jenis pekerjaan kompleks apapun. Scrum Team menghantarkan produk secara iteratif dan inkremental guna memaksimalkan peluang untuk mendapatkan umpan balik.

Product Owner

Product Owner adalah orang yang bertanggung jawab untuk memaksimalkan nilai bisnis dari produk yang dihasilkan oleh Development Team. Cara melakukannya sangat bervariasi antar organisasi, Scrum Team dan individu. Product Owner adalah satu-satunya orang yang bertanggung jawab dalam pengelolaan Product Backlog. Pengelolaan Product Backlog termasuk:

  1. Menyampaikan isi dari Product Backlog item secara jelas.
  2. Mengurutkan Product Backlog item untuk mencapai tujuan dan misi dengan cara terbaik.
  3. Mengoptimalkan nilai bisnis dari pekerjaan yang dilakukan oleh Development Team.

Development Team

Development Team adalah para ahli profesi yang bekerja untuk menyelesaikan dan mengerjakan produk. Development Team dibentuk dan diberikan wewenang oleh organisasi untuk menyusun dan mengelola pekerjaan mereka sendiri. Hasil sinergi dari tim ini akan mengoptimalkan efisiensi dan efektivitas Development Team secara keseluruhan. Development Team memiliki karakteristik sebagai berikut:

  1. Swakelola, Tidak ada satu orang pun (bahkan Scrum Master) yang memberitahu Development Team bagaimana memanifestasikan Product Backlog menjadi gabungan fungsionalitas yang berpotensi untuk dirilis.
  2. Development Team bersifat lintas-fungsi, mereka memiliki semua keahlian yang diperlukan untuk membuat Increment.
  3. Scrum tidak mengenal jabatan untuk anggota Development Team, terlepas dari jenis pekerjaan yang mereka lakukan, terlepas dari jenis pekerjaan yang perlu dilakukan, misal testing, arsitektur, operasional, ataupun analisa bisnis.

Scrum  juga tidak mengenal Pengelompokan di dalam Development Team berdasarkan jenis-jenis pekerjaan ini.

-------------------------------------------------------------------------------------------------

Jadilah investor pasar saham Indonesia.

Untuk pembukaan akun saham (rekening sekuritas) dapat menghubungi kami disini atau disini

Gratis tanpa dipungut biaya

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar