Biflasi

Biflasi

Apa itu Biflasi?

Biflasi adalah situasi yang tidak biasa dalam perekonomian di mana inflasi dan deflasi terjadi secara bersamaan.

Ketika inflasi dan deflasi terjadi pada saat yang sama dalam suatu perekonomian, maka Biflasi telah terjadi. Osborne Brown, Seorang analis Keuangan Senior yang menciptakan istilah "Biflasi" , yaitu pada tahun 2003. Biflasi adalah situasi di mana beberapa harga barang naik sementara beberapa barang lainya jatuh secara bersamaan dalam suatu perekonomian. Kadang-kadang disebut inflasi campuran, biflasi terjadi dalam ekonomi yang rapuh.

Biflasi, pada dasarnya adalah suatu hal yang keliru, karena konsep inflasi dan deflasi keduanya mengacu pada kenaikan secara umum atau penurunan semua harga, bukan merupakan perubahan harga relatif antara barang ekonomi yang berbeda atau kelas aset.

Mengapa Biflasi Penting Diketahui?

Suatu keadaan dalam suatu perekonomian di mana beberapa aset memiliki harga yang lebih tinggi (naik) dan beberapa harga yang menurun (turun) disebut sebagai Biflasi.

Biflasi adalah kejadian langka dalam perekonomian. Sebuah contoh dari biflasi, terjadi di Amerika Serikat setelah Resesi Hebat, ketika bank sentral dalam upaya untuk merangsang perekonomian melepaskan keran moneter, yang menyebabkan perekonomian mengalami deflasi di beberapa sektor dan inflasi di sektor lainya.

Misalnya, real estat mengalami deflasi sementara energi dan benda-benda berharga mengalami inflasi. Dari tahun 2009 hingga 2012, berbagai sektor mengalami kenaikan dan penurunan harga secara bersamaan.

Memahami Istilah Biflasi

Biflasi merupakan istilah yang relative masih baru diciptakan pada tahun 2003 oleh Dr. F. Osborne Brown, seorang analis keuangan senior untuk Phoenix Investment Group.

Biflasi umumnya muncul ketika bank sentral membuka keran moneter dalam upaya untuk merangsang ekonomi yang mandek.

Istilah inflasi dan deflasi mengacu pada perubahan harga secara umum, ekonomi secara luas. Namun dalam biflasi berbeda, karena tidak selalu melibatkan kenaikan atau penurunan tingkat harga secara umum.

Biflasi menggambarkan semacam efek “Cantillon” yang terjadi ketika kebijakan moneter ekspansif yang dialakukan selama resesi, yang menyebabkan permintaan komoditas naik pesat, dan membuat harganya naik, namun pada saat yang sama asset berbasis hutang nilainya jatuh.

Efek Cantillon adalah perubahan harga relatif yang dihasilkan dari perubahan jumlah uang beredar, yang pertama kali dijelaskan oleh ekonom abad ke-18 Richard Cantillon.

Membuat banyak uang melalui bank, tidak secara otomatis berarti permintaan untuk semuanya akan meningkat secara bersamaan.

Sebaliknya, sejarah menunjukkan bahwa aset tertentu lebih disukai daripada yang lain, menyebabkan kenaikan di beberapa bidang ekonomi dan penurunan harga di bidang lain.

Penyebab Biflasi

Telah diproyeksikan bahwa biflasi adalah situasi ekonomi yang langka atau tidak biasa yang mungkin tidak akan terjadi lagi. Faktor utama yang menyebabkan biflasi pada amerika dimasa lalu meliputi berikut ini;

  • Pasar, peristiwa dan pola ekonomi setelah resesi besar tahun 2008, yang menyebabkan penurunan besar dalam perekonomian, terutama di sektor perumahan.
  • Pelepasan triliunan dolar dalam perekonomian oleh Federal Reserve dalam upaya untuk menjaga perekonomian tetap bertahan. Hal ini menyebabkan harga di beberapa sektor ekonomi naik sementara harga di sektor lain turun.

 

 

 

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar