Buying Power

Buying Power

Apa itu Buying Power?

Buying power adalah porsi ukuran jumlah uang yang dimiliki investor untuk membeli sekuritas dalam konteks perdagangan. Buying power identik dengan kelebihan modal yang dimiliki oleh investor atau yang biasanya disebut margin atau leverage yang tersedia yang difasilitasi oleh pialang tersebut sesuai dengan kesepakatan dan aturan yang ada.

Dengan kata lain buying power adalah:

Buying power = total modal uang + semua margin/leverage yang tersedia.

Misalkan jenis akun standard yang memperbolehkan anda membeli 2x lipat dari total dana yang dimiliki dalam kurun waktu tertentu.

Fungsi Buying Power

Fungsi utama dari buying power adalah memperbesar modal yang diberikan dengan begitu keuntungan yang didapatkan menjadi lebih besar pula namun terdapat risiko yang diderita pula, yaitu kerugian juga akan bertambah besar jika hal yang diharapkan tidak sesuai dengan harapan.

Mengapa pialang (sekuritas) memberikan fasilitas margin/leverage?

Buying power yang berasal dari kelebihan total modal berarti akan masuk dalam kategori hutang yang akan dibebankan oleh investor. Fasilitas pemberian hutang ini bertujuan untuk memberikan ukuran transaksi yang besar yang akan dilakukan sehingga keuntungan pialang atau sekuritas juga akan besar.

Beberapa fasilitas tersebut juga dikenakan bunga tahunan sesuai dengan aturan pialang masing – masing.

Buying Power Akun Margin

Jumlah margin yang dapat ditawarkan perusahaan pialang kepada pelanggan bergantung pada parameter risiko perusahaan dan pelanggan. Biasanya, akun margin menawarkan investor dua kali lipat dari uang atau modal yang disimpan di akun, meskipun beberapa pialang forex menawarkan leverage/margin sangat tinggi hingga 50:1, 100:1.

Semakin banyak leverage yang diberikan pialang kepada investor, semakin berisiko terhadap margin call. Dengan kata lain, leverage memberi investor kesempatan untuk meningkatkan keuntungan dengan menggunakan lebih banyak daya beli, tetapi juga meningkatkan risiko harus menutupi pinjaman. Untuk akun non-margin atau akun tunai hanya akan memiliki daya beli sebesar dana yang didepositkan.

Buying Power akun day trade

Jenis Akun trading day trade juga berbeda – beda sesuai kebijakan pialang atau sekuritas misalkan dengan persyaratan minimum deposit, minimum transaksi yang harus dilakukan dalam sehari dan harus dijual seluruhnya dalam hari itu sebelum perdagangan berakhir.

Contoh Buying Power

Misalkan kita membeli saham di ABCD. Karena saham ABCD dianggap saham yang memiliki liquiditas tinggi maka pialang memberikan margin awal Persyaratan adalah 50%.

Untuk menghitung buying power, bagi jumlah uang tunai di akun pialang dengan persentase margin awal. Misalkan saldo awal sebesar sebesar 100juta. Maka, kita dapat membeli saham senilai hingga 200juta. (100juta / 50% = 200juta).  Beberapa kasus dapat dihitung dengan nilai faktor pengkali yang disesuaikan dengan aturan paialang masing – masing.

Dipost Oleh Super Administrator

Follow us on IG : https://www.instagram.com/bigbrothersinvestment/ and Twitter : https://twitter.com/BigBroInvest

Post Terkait

Tinggalkan Komentar